Best Pratice Bimbingan Klasikal Pemanfaatan Handphone di Sekolah

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta Didik Dalam Pembelajaran
Layanan Bimbingan Klasikal
Disusun oleh :
Nama : Rutdhiana Catur Anggraini, S.Pd.
PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 SANGASANGA
2023
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran
|
Lokasi |
SMK Negeri 1 Sangasanga |
|
Lingkup Pendidikan |
Sekolah Menengah Kejuruan |
|
Tujuan yang ingin di capai |
Tujuan umum: Setelah mengikuti layanan klasikal, peserta didik mampu mengidentifikasi dampak penggunaan HP baik yang negatif maupun yang positif, mampu menggunakannya dengan bijak sehingga terhindar adanya ketergantungan menggunakan HP dan mampu menggunakan HP untuk kegiatan belajar Tujuan Khusus : 1. Peserta didik dapat mengemukakan manfaat penggunaan handphone (C3) 2. Peserta didik dapat memerinci dampak positif dan negatif penggunaan handphone (C5) 3. Peserta didik dapat memilih perilaku positif dalam penggunaan handphone (A2) 4. Peserta didik dapat menentukan langkah-langkah mengelola penggunaan handphone.(P5) |
|
Penulis |
Rutdhiana Catur Anggraini, S.Pd |
|
Situasi : |
Kondisi yang menjadi latar belakang masalah : Berdasarkan hasil observasi dilingkungan sekolah dan assesmen masih ditemukan peserta didik yang lupa waktu saat menggunakan handphone, untuk itu peserta didik perlu di berikan materi BK tentang Pemanfaatan handphone disekolah dengan metode Ceramah, Curah Pendapat, Diskusi Kelompok
Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan: Tindak penggunaan handphone yang berlebihan akhir-akhir ini terjadi pada peserta didik . Jika dibiarkan tindakan bermain handphone berlebihan ini akan menyebabkan banyak tugas-tugas yang diberikan guru tidak dikerjakan. Saya rasa kondisi ini tidak hanya terjadi di sekolah saya namun juga terjadi sekolahan yang lain. Oleh sebab itu harapannya praktik baik ini selain dapat membawa manfaat dan memotivasi saya, juga dapat bermanfaat dan menginspirasi bagi guru BK di sekolah yang lain.
Apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini: Dalam layanan bimbingan klasikal dengan menggunakan metode Ceramah, Curah Pendapat, Diskusi Kelompok saya berperan sebagai guru bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik mengumpulkan informasi yang sesuai. Sebagai fasilitator, mendorong peserta didik menemukan solusi, berpikir kritis, mendayagunakan kreatifitas. Guru bimbingan dan konseling memberikan semangat peserta didik secara edukatif apabila ada indikasi kejenuhan dan putus asa dalam pemecahan masalah. Guru bimbingan dan konseling membantu peserta didik dalam merencanakan serta menyiapkan karya dan memfasilitasi peserta didik mendiskusikan suatu permasalahan yang disajikan untuk mencapai tujuan layanan. |
|
Tantangan : Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat, |
Yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut adalah : 1. Mengelola waktu yang belum konsisten dan mengkondusifkan hal – hal yang tidak di inginkan selama layanan klasikal berlangsung 2. Saat diskusi masih terdapat siswa yang kurang aktif dalam memberikan gagasan/pendapatnya 3. Jaringan internet di sekolah yang belum memadai 4. Guru BK belum terampil dalam membuat LKPD yang menarik dan interaktif Pihak yang terlibat: 1. Kepala Sekolah, teman sejawat yang membantu dalam penyelenggaraan Layanan bimbingan klasikal dan konseling kelompok 2. Dosen pembimbing dan guru pamong yang membimbing, memberikan dukungan, masukan dan umpan balik kepada saya 3. Rekan sejawat yang mengobservasi serta membantu dalam proses perekaman 4. Peserta didik kelas X TKP yang merupakan peserta layanan dalam layanan bimbingan klasikal |
|
Aksi : Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini |
Langkah- langkah yang dilakukan : 1. Guru BK mampu membuat rencana pembelajaran dengan baik dan juga dapat menetapkan waktu hingga materi yang di ajarkan tersampaikan dengan sesuai waktu yang telah di tentukan 2. Guru BK harus memberikan motivasi kepada peserta didik dan memberikan apresiasi ketika terlihat ada kemajuan walau sekecil apapun 3. Guru BK menggunakan hotspot pribadi agar jaringan internet lebih stabil 4. Guru BK harus meningkatkan kreatifitas dan inovatif dalam mencari bahan materi dan dapat menggunakan teknologi yang dapat menunjang kegiatan layanan bimbingan dan konseling
Strategi yang digunakan : Dalam pelaksanaan layanan klasikal strategi yang digunakan adalah menggunakan metode Ceramah, Curah Pendapat, Diskusi Kelompok dengan media berupa powerpoint.
Sumber daya atau materi yang diperlukan dalam pelaksanaan strategi ini antara lain: 1. 1 unit laptop dan 1 unit proyektor untuk menampilkan media 2. Materi PPT tentang “Pemanfaatan Handphone di Sekolah” 3. Kamera Go Pro dan Handphone untuk merekam kegiatan layanan 4. LKPD 5. Lembar Evaluasi
|
|
Refleksi Hasil dan dampak: Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut |
Dampak dari aksi dari langkah-langkah yang dilakukan: Meskipun masih terdapat kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaannya, namun praktik baik yang dilaksanakan ini dirasa efektif.
Respon orang lain dengan strategi yang dilakukan : Rekan sejawat menyampaikan bahwa layanan yang diberikan sudah efektif dan memiliki dampak positif bagi peserta didik. Peserta didik nyaman, antusias, aktif mengikuti kegiatan layanan bimbingan klasikal terbukti kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar
Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? 1. Adanya dukungan dari kepala sekolah, guru mata pelajaran, teman sejawat BK 2. Dukungan dan bimbingan dari Dosen pembimbing dan Guru Pamong 3. Pemilihan model layanan dan media layanan bk yang dirasa sudah tepat 4. Kemampuan guru BK dalam menyelenggarakan layanan bimbingan klasikal 5. Penggunaan metode Ceramah, Curah Pendapat, Diskusi Kelompok membuat peserta didik belajar memecahkan masalah yang diberikan dan dapat dipalikasikan kepada permasalahan yang cenderung sama dengan yang mereka alami.
Pembelajaran dari keseluruhan proses: 1. Dalam menyelenggarakan layanan yang baik perlu adanya persiapan yang matang. 2. Pemilihan model dan media yang baik dan sesuai dengan materi atau topik yang akan dibahas juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan dan keefektifan penyelenggaraan layanan bimbingan klasikal tersebut. |
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
- Juara 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Siswa Atas Nama Tingkat Provinsi Tah
- KISMIS (Kajian Inspiratif Muslim Sangasanga)
- (PPDB) Penerimaan Peserta Didik Baru SMK NEGERI 1 SANGASANGA Tahun Ajaran 2024/2025
- Pelaksanaan Sertifikasi Internasional Kemampuan Bahasa Inggris TOEIC 2023
- Pemilihan Calon Ketua OSIS SMKN 1 Sangasanga Periode 2023-2024
Kembali ke Atas


